Binance mulai membuka kembali penarikan kripto secara bertahap pada Minggu (1/11/2026), dua hari setelah diretas dengan dampak sekitar US$6,3 miliar. Penarikan BTC dibuka pukul 13.20 WIB, disusul ETH, USDT, USDC, dan BNB di jaringan Ethereum serta BNB Smart Chain pukul 14.49 WIB. Binance juga mengklaim 95% aset curian kini sudah diganti.
Peretasan terjadi pada Jumat (30/10/2026) sekitar pukul 03.05 WIB, saat hot wallet Binance dibobol dan aset kripto senilai miliaran dolar ditarik tanpa izin. Biro Investigasi Federal Amerika Serikat (FBI) lewat peringatan siber resminya menyatakan Korea Utara bertanggung jawab atas serangan ini, tepatnya kelompok peretas yang disebut TraderTraitor.
Fakta singkat insiden Binance:
- Waktu peretasan: Jumat (30/10/2026) sekitar pukul 03.05 WIB, menyasar hot wallet Binance
- Estimasi total dampak: sekitar US$6,3 miliar
- Dana perusahaan yang disiapkan untuk ganti rugi: lebih dari US$6,34 miliar
- Aset curian yang sudah diganti: sekitar 95% per Update #4 (naik dari 90% pada Update #3 dan sekitar 80% pada Update #2)
- Aset yang sudah dibekukan on-chain: sekitar US$3 miliar
- Pelaku menurut FBI: kelompok TraderTraitor asal Korea Utara
- Kunci privat wallet: tidak ditemukan bukti kebocoran
- Proof of Reserves: snapshot baru diambil Sabtu (31/10/2026) pukul 07.00 WIB, bukti zero-knowledge lengkap ditargetkan selesai Selasa (3/11/2026)
- Status layanan (Minggu, 1/11/2026 pukul 16.08 WIB): deposit kripto berjalan normal, penarikan kripto dibuka bertahap untuk BTC (jaringan Bitcoin) serta ETH, USDT, USDC, dan BNB (jaringan Ethereum dan BNB Smart Chain), jaringan lain menyusul
Apa yang Terjadi pada Binance?

Binance mengalami insiden keamanan berupa transaksi penarikan tanpa izin dari hot wallet miliknya. Investigasi awal Binance menyebut penyerang masuk lewat laptop engineer DevOps yang disusupi, lalu memperoleh akses ke sebuah service container dan mengajukan transaksi penarikan yang tidak sah.
Dalam Recovery Update #2 pada Sabtu (31/10/2026) pukul 02.58 WIB, Co-CEO Binance Yi He dan Richard Teng menjelaskan bahwa investigasi lanjutan menemukan titik pembobolan lain selain laptop tersebut. Binance tetap menyatakan tidak menemukan bukti kebocoran kunci privat wallet dan berjanji merilis laporan post-mortem teknis setelah investigasi tuntas.
FBI bersama Secret Service (USSS) dan IRS Criminal Investigation menyebut pelaku sudah mengonversi sebagian besar aset curian ke Ethereum (ETH) dan diperkirakan akan mencucinya lewat layanan DeFi serta instant swap. FBI meminta exchange, operator node, dan perusahaan analitik blockchain memblokir transaksi dari alamat wallet yang terkait TraderTraitor. Peringatan ini dibagikan akun X FBI Cyber Branch pada Minggu (1/11/2026) pukul 05.36 WIB.
Kasus ini menunjukkan bahwa satu perangkat internal yang disusupi bisa membuka jalan ke sistem inti sebuah layanan besar. Risiko serupa juga mengintai layanan web lain, seperti saat celah kritis PHP2Shell memaksa PHP merilis patch darurat.
Apakah Dana Pengguna Binance Aman Setelah Diretas?

Binance menyatakan dana pengguna aman. Menurut Update #4, perusahaan sudah menutup sekitar 95% aset yang terdampak, dan saldo sepuluh token utama kini didukung penuh 100%. Binance juga sudah memperbarui halaman Proof of Reserves dengan snapshot baru, sementara sisa sekitar 5% aset yang belum diganti terus dibeli lewat pasar dan OTC.
Token yang sudah didukung penuh 100% menurut Update #3 dan Update #4:
- BTC, ETH, USDT, BNB, dan SOL
- USDC, XRP, USD1, RLUSD, dan ZEC
Sisa sekitar 5% berupa token di luar daftar tersebut yang likuiditasnya lebih rendah, sehingga pembeliannya bisa memakan waktu lebih lama. Binance menegaskan seluruh kerugian ditanggung perusahaan, bukan pengguna. Penggantian dana diambil dari tiga sumber berikut:
- Sebagian dana SAFU (Secure Asset Fund for Users), dana darurat Binance yang dibentuk pada Juli 2018
- Sebagian dana asuransi Futures Binance, dengan sisa saldo tetap di atas batas yang diwajibkan regulasi
- Kas perusahaan Binance
Lewat akun X @binance pada Sabtu (31/10/2026) pukul 23.15 WIB, Binance mengonfirmasi transfer dana SAFU sudah selesai, yaitu transfer besar 7.499 BTC yang terlihat on-chain. Co-founder sekaligus Co-CEO Binance Yi He menjelaskan pada Minggu (1/11/2026) pukul 01.34 WIB bahwa 50% dana di alamat SAFU dipakai untuk menutup kerugian, sedangkan separuh sisanya tetap disimpan. Binance juga berjanji mengisi ulang SAFU hingga kembali ke sekitar US$1 miliar.
Proof of Reserves adalah laporan yang menunjukkan cadangan aset Binance terhadap saldo milik pengguna. Snapshot terbaru diambil pada Sabtu (31/10/2026) pukul 07.00 WIB. Bukti zero-knowledge lengkap butuh sekitar 40–50 jam untuk dihasilkan dan ditargetkan selesai pada Selasa (3/11/2026), sehingga pemegang sepuluh token di atas bisa memverifikasi sendiri bahwa asetnya didukung minimal 1:1.
Co-CEO Binance Richard Teng lewat akun X pribadinya pada Minggu (1/11/2026) pukul 12.11 WIB menyebut sekitar 95% aset terdampak sudah diganti dan menegaskan pengguna tidak akan menanggung dampak finansial insiden ini. Sebelumnya, pada pukul 10.04 WIB, akun X @binance menyatakan US$6 miliar dari total kerugian sudah ditutup. Binance menyatakan terus bekerja sama dengan aparat penegak hukum dan mitra industri untuk melacak serta memulihkan dana curian, termasuk sekitar US$3 miliar aset yang sudah dibekukan on-chain.
Kapan Penarikan Binance Dibuka Lagi?

Penarikan kripto Binance sudah dibuka lagi secara bertahap sejak Minggu (1/11/2026) siang. Lewat akun X @binance, penarikan BTC di jaringan Bitcoin dibuka pukul 13.20 WIB, lalu ETH, USDT, dan USDC di jaringan Ethereum serta BNB, USDT, dan USDC di BNB Smart Chain menyusul pukul 14.49 WIB. Deposit kripto tetap berjalan normal.
Jadwal ini diumumkan dalam Recovery Update #4 pada Minggu (1/11/2026) pukul 11.08 WIB. Binance menyebut fase pertama dibuka antara pukul 13.00 dan 16.00 WIB untuk 15 jaringan, dengan urutan prioritas berdasarkan permintaan pengguna dalam sepekan terakhir. Setiap pasangan jaringan dan aset baru dibuka setelah pemeriksaan keamanan dan stabilitas selesai.
Daftar jaringan fase pertama penarikan Binance (status per Minggu, 1/11/2026 pukul 16.08 WIB):
| Jaringan | Aset | Status |
|---|---|---|
| Bitcoin | BTC | Sudah dibuka (13.20 WIB) |
| Ethereum | ETH, USDT, USDC | Sudah dibuka (14.49 WIB) |
| BNB Smart Chain (BSC) | BNB, USDT, USDC | Sudah dibuka (14.49 WIB) |
| Tron (TRX) | TRX, USDT | Menyusul |
| Solana (SOL) | SOL, USDT, USDC | Menyusul |
| XRP | XRP | Menyusul |
| Zcash (ZEC) | ZEC | Menyusul |
| Dogecoin (DOGE) | DOGE | Menyusul |
| TON | USDT, GRAM | Menyusul |
| Polygon (MATIC) | POL, USDT, USDC | Menyusul |
| Avalanche C-Chain (AVAXC) | AVAX, USDT, USDC | Menyusul |
| Arbitrum | ETH, USDT, USDC, ARB | Menyusul |
| Base | ETH, USDC | Menyusul |
| Optimism (OP) | ETH, USDT, USDC | Menyusul |
| Sui | SUI | Menyusul |
Hingga Minggu (1/11/2026) pukul 16.08 WIB, akun Binance Customer Support di X menyatakan aset dan jaringan lain akan dibuka bertahap setelah pemeriksaan keamanan selesai. Binance juga mengingatkan bahwa penarikan bisa lebih lambat pada jam-jam awal karena lonjakan trafik, sehingga pengguna disarankan mencoba lagi beberapa saat kemudian.
Sejak pembukaan ini, semua penarikan diproses dari alamat wallet baru. Pada pukul 13.53 WIB, Binance menambahkan alamat-alamat baru tersebut ke daftar Proof of Reserves agar tetap bisa diverifikasi publik. Pengguna sebaiknya memeriksa ulang alamat tujuan dan memastikan perangkatnya aman sebelum menarik dana.
Kronologi pembaruan resmi Binance:
| Waktu (WIB) | Pembaruan resmi |
|---|---|
| Jumat (30/10/2026), 03.05 | Hot wallet Binance dibobol, dana ditarik tanpa izin |
| Jumat (30/10/2026), 09.23 | Pengumuman insiden, deposit dan penarikan dihentikan |
| Jumat (30/10/2026), 11.36 | Deposit kembali normal, penarikan ditargetkan pulih dalam 48 jam |
| Sabtu (31/10/2026), 02.58 | Update #2: dana US$6,34 miliar disiapkan, 80% aset tertutup, penarikan ditargetkan dibuka bertahap dalam sekitar 34 jam |
| Sabtu (31/10/2026), 21.30 | Update #3: 90% aset diganti, snapshot Proof of Reserves baru dirilis |
| Sabtu (31/10/2026), 23.15 | Transfer dana SAFU 7.499 BTC selesai |
| Minggu (1/11/2026), 10.04 | @binance: US$6 miliar kerugian sudah ditutup |
| Minggu (1/11/2026), 11.08 | Update #4: 95% aset diganti, fase pertama penarikan dijadwalkan 13.00–16.00 WIB |
| Minggu (1/11/2026), 13.20 | Penarikan BTC di jaringan Bitcoin dibuka |
| Minggu (1/11/2026), 13.53 | Alamat wallet penarikan baru masuk daftar Proof of Reserves |
| Minggu (1/11/2026), 14.49 | Penarikan ETH, USDT, USDC, dan BNB di jaringan Ethereum dan BSC dibuka |
| Selasa (3/11/2026) | Target bukti zero-knowledge Proof of Reserves lengkap |
Pada Jumat (30/10/2026) pukul 09.32 WIB, dalam pengumuman terpisah, Binance juga menunda dimulainya perdagangan token Predict (PREDICT) yang semula dijadwalkan Jumat (30/10/2026) pukul 17.00 WIB hingga pemberitahuan lebih lanjut. Binance tidak menyebutkan alasan penundaan tersebut.
Binance meminta pengguna hanya mengandalkan kanal resmi Binance untuk pembaruan informasi dan menghubungi Customer Support jika ada pertanyaan. Imbauan ini penting agar pengguna tidak terjebak tautan atau pesan palsu yang mengatasnamakan Binance. Insiden keamanan di perusahaan teknologi besar lain juga pernah terjadi, seperti model OpenAI yang sempat tembus internet lewat celah DNS.
FAQ Binance Diretas
Apakah Binance diretas?
Ya. Hot wallet Binance dibobol pada Jumat (30/10/2026) sekitar pukul 03.05 WIB dengan estimasi dampak sekitar US$6,3 miliar. FBI menyatakan serangan ini dilakukan kelompok TraderTraitor asal Korea Utara.
Apakah dana pengguna Binance aman?
Binance menyatakan dana pengguna aman dan seluruh kerugian ditanggung perusahaan. Per Update #4 pada Minggu (1/11/2026) pukul 11.08 WIB, sekitar 95% aset curian sudah diganti dan sepuluh token utama seperti BTC, ETH, USDT, dan BNB didukung penuh 100%.
Kapan withdraw Binance dibuka lagi?
Penarikan kripto Binance mulai dibuka bertahap pada Minggu (1/11/2026). BTC dibuka pukul 13.20 WIB, lalu ETH, USDT, USDC, dan BNB di jaringan Ethereum dan BNB Smart Chain pukul 14.49 WIB, sementara jaringan lain menyusul setelah pemeriksaan keamanan selesai.
Apa isi Proof of Reserves terbaru Binance?
Binance mengambil snapshot Proof of Reserves baru pada Sabtu (31/10/2026) pukul 07.00 WIB dan sudah menampilkannya di situs Proof of Reserves. Bukti zero-knowledge lengkap ditargetkan selesai Selasa (3/11/2026) agar pengguna bisa memverifikasi asetnya didukung minimal 1:1.
Siapa pelaku peretasan Binance?
FBI menyatakan Korea Utara bertanggung jawab atas pencurian lebih dari US$6 miliar dari Binance dan menyebut pelakunya kelompok TraderTraitor. Menurut FBI, pelaku mengonversi sebagian besar aset curian ke Ethereum sebelum dicuci lebih lanjut.












