Google mengumumkan pendanaan US$6 juta dari Google.org untuk melawan penipuan online di Asia Pasifik pada Selasa (3/11/2026). Dana itu disalurkan ke The Asia Foundation dan Tech for Good Institute. Google juga memperluas game edukasi Be Scam Ready ke Indonesia, Jepang, Malaysia, Filipina, dan Vietnam, sekaligus memperkuat perlindungan bawaan Android seperti Fake Call Detection.
Pengumuman ini disampaikan Snigdha Bhardwaj, Director Trust & Safety Google, lewat blog resmi Google. Google mengutip laporan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang mencatat kerugian akibat penipuan di Asia Timur, Asia Tenggara, Australia, dan Selandia Baru mencapai hingga US$114,1 miliar sepanjang 2025.
Ringkasan
| Aspek | Detail |
|---|---|
| Pendanaan Google.org | US$6 juta untuk The Asia Foundation dan Tech for Good Institute |
| Kerugian penipuan 2025 | Hingga US$114,1 miliar (Asia Timur, Asia Tenggara, Australia, Selandia Baru, menurut laporan PBB) |
| Konsumen ASEAN terdampak | Lebih dari 40 persen disebut pernah mengalami penipuan |
| Be Scam Ready | Diperluas ke Indonesia, Jepang, Malaysia, Filipina, dan Vietnam |
| Fitur Android | Fake Call Detection, Scam Detection, Android developer verification |
| Verifikasi developer di Indonesia | Perlindungan berlaku sejak 30 September 2026 |
Apa saja langkah Google melawan penipuan online di Asia Pasifik?

Google menjalankan tiga jalur sekaligus: perlindungan bawaan di perangkat, kerja sama industri, dan pendanaan untuk komunitas lokal. Menurut Google, jaringan penipuan sekarang dijalankan kelompok kriminal lintas negara dengan taktik yang makin rumit, sehingga perlu dilawan bersama oleh perusahaan teknologi, pemerintah, lembaga nirlaba, dan pengguna.
Di sisi industri, Google sudah menandatangani Industry Accord Against Online Scams and Fraud untuk berbagi data ancaman dengan perusahaan lain. Google juga ikut membentuk Japan Anti-Scam Alliance (JASA) di Jepang, sementara Google.org membantu meluncurkan Global Anti-Scams Philanthropy Collaborative.
Dana US$6 juta akan dipakai untuk tiga hal, sesuai penjelasan Google:
- Pelatihan komunitas lokal agar lebih tahan terhadap penipuan.
- Inkubasi purwarupa sistem pertahanan berbasis AI.
- Bekal data dan wawasan bagi pembuat kebijakan untuk memperkuat langkah penanganan ancaman.
Sasaran program ini adalah pelaku usaha kecil dan masyarakat umum di Asia Pasifik. Google menyebut program tersebut melanjutkan dukungan Google.org untuk organisasi lokal seperti Bamboo Builders di Singapura dan Taiwan FactCheck Center.
Kapan Be Scam Ready hadir di Indonesia?

Google belum menyebut tanggal pasti peluncuran Be Scam Ready versi Indonesia. Dalam pengumuman 3 November 2026, Google hanya menyatakan game edukasi ini sedang diperluas ke Indonesia, Jepang, Malaysia, Filipina, dan Vietnam. Pengumuman itu belum merinci jadwal, versi bahasa, atau mitra lokal untuk masing-masing negara.
Be Scam Ready adalah game interaktif yang mensimulasikan modus penipuan umum, sehingga pemain bisa merasakan langsung taktik pelaku dan belajar cara melindungi diri. Game ini sudah tersedia di Singapura, Thailand, dan Taiwan.
Be Scam Ready juga menjadi salah satu materi program Scam Ready ASEAN milik ASEAN Foundation. Program tersebut membawa materi pencegahan penipuan online ke jutaan orang di kawasan Asia Tenggara.
Bagaimana Fake Call Detection di Android bekerja?

Fake Call Detection bekerja dengan mengirim sinyal konfirmasi diam-diam antarponsel untuk memastikan panggilan benar-benar datang dari perangkat kontak yang asli. Menurut penjelasan Google, fitur ini aktif secara default dan berjalan ketika penelepon serta penerima sama-sama memakai aplikasi Phone by Google.
Sinyal tersebut memakai teknologi RCS (Rich Communication Services) yang terenkripsi end-to-end. Jika penipu memalsukan nomor kontak, sinyal awal itu tidak ada, lalu ponsel akan mengecek ke perangkat asli milik kontak. Bila perangkat asli menyatakan tidak sedang menelepon, layar menampilkan peringatan agar pengguna segera menutup panggilan.
Google menyebut fitur ini dirancang untuk menangkal peniruan suara berbasis AI alias deepfake dan pemalsuan nomor penelepon. Fake Call Detection mulai digulirkan global pada Juni 2026 untuk perangkat Android 12 ke atas, dimulai dari Pixel, dan bisa dimatikan lewat pengaturan Phone by Google. Syaratnya, Google Messages harus mendukung RCS.
Fitur antipenipuan Android apa lagi yang disiapkan Google?

Google juga memperluas Scam Detection, fitur AI yang memberi peringatan saat ada panggilan atau pesan mencurigakan. Dalam pengumuman Oktober 2026, Google mengklaim Scam Detection di Phone by Google dan Google Messages menandai lebih dari 5 juta panggilan dan SMS yang diduga penipuan setiap bulan.
Di Pixel, peringatan penipuan kini juga muncul untuk pesan dari banyak aplikasi chat populer. Google menyatakan sedang bermitra dengan produsen perangkat untuk membawa perlindungan ini ke lebih banyak pengguna Android pada akhir tahun ini.
Beberapa perlindungan lain yang diumumkan Google pada Oktober 2026:
- Mode Enhanced protection (opsional) di Google Messages yang memakai model Gemini lewat Private AI Compute dan pengecekan tautan dengan Gemini Nano.
- Penyembunyian otomatis kolom login dan pembayaran saat berbagi layar di Chrome dan Android WebView, untuk Android 15 ke atas.
- Pemblokiran aplikasi yang diam-diam mengaktifkan pengalihan panggilan, plus peringatan saat pengguna mengetik kode MMI pengalihan. Fitur ini dijadwalkan hadir mulai awal Desember di Pixel dan perangkat tertentu.
Perkembangan software Pixel terbaru juga bisa dilihat pada rilis Android 17 QPR2 Beta 7.1 untuk Pixel.
Apa dampak verifikasi developer Android bagi pengguna Indonesia?

Pengguna Indonesia termasuk yang pertama mendapat perlindungan dari verifikasi developer Android. Berdasarkan halaman resmi Android Developers, program Android developer verification yang memverifikasi identitas pembuat aplikasi ini berlaku sejak 30 September 2026 untuk pengguna yang memasang aplikasi dari toko aplikasi peserta di Brasil, Indonesia, Singapura, dan Thailand.
Aturan ini berlaku pada perangkat Android tersertifikasi dengan Android 7 ke atas. Tujuannya mempersulit pelaku kejahatan menyebarkan aplikasi berbahaya berulang kali, termasuk aplikasi yang didistribusikan di luar Google Play.
Google menyatakan kemampuan verifikasi ini akan diperluas ke semua aplikasi di perangkat Android tersertifikasi di seluruh dunia pada 2027. Ancaman keamanan lain yang sempat ramai belakangan ini adalah celah kritis PHP2Shell di sisi server.
Sumber: Google – Working collaboratively to fight scams in Asia Pacific, Google – Fake call detection, Google – New Android protections, Android Developers – Developer verification.
FAQ seputar Google lawan penipuan online
Berapa dana yang dikucurkan Google untuk melawan penipuan di Asia Pasifik?
Google.org mengumumkan pendanaan US$6 juta untuk The Asia Foundation dan Tech for Good Institute pada 3 November 2026.
Apakah Be Scam Ready sudah bisa dimainkan di Indonesia?
Google menyatakan Be Scam Ready sedang diperluas ke Indonesia, tetapi belum menyebut tanggal pasti. Game ini sudah tersedia di Singapura, Thailand, dan Taiwan.
Apakah Fake Call Detection perlu diaktifkan manual?
Tidak. Menurut Google, Fake Call Detection aktif secara default di Phone by Google untuk Android 12 ke atas dan bisa dimatikan lewat pengaturan aplikasi.
Sejak kapan verifikasi developer Android berlaku di Indonesia?
Perlindungan verifikasi developer Android berlaku sejak 30 September 2026 di Indonesia, Brasil, Singapura, dan Thailand untuk perangkat Android 7 ke atas yang tersertifikasi.












