Anthropic membuka research preview Claude Duet, aplikasi baru tempat Claude bekerja sebagai agen proaktif. Pengumumannya muncul di akun X resmi Claude pada Kamis (22/10/2026) pukul 02.09 WIB, bersamaan dengan artikel peluncuran di situs Claude. Bedanya dengan chatbot biasa, Duet yang lebih dulu menghubungi pengguna saat ada urusan yang perlu diperhatikan.
Untuk tahap awal, aksesnya masih lewat daftar tunggu dan baru dibuka bagi pelanggan Claude Pro dan Max di Amerika Serikat. Pengguna di Indonesia belum bisa mencobanya. Arah produknya tetap menarik diikuti, karena beberapa pekan terakhir perusahaan AI besar sama-sama mendorong agen yang bisa bekerja sendiri, seperti GPT-6 Pro di ChatGPT yang kini bisa menjalankan beberapa agen sekaligus.
Brief Tiap Pagi, Pesan Hanya Saat Perlu

Menurut Anthropic, Claude Duet mengirim brief singkat setiap pagi berisi hal terpenting dari aplikasi yang sudah dihubungkan. Sepanjang hari, Duet memantau aplikasi tersebut dan baru mengirim pesan kalau ada sesuatu yang butuh perhatian pengguna. Anthropic menyasar profesional dan pemilik usaha kecil yang urusannya lebih banyak daripada yang sanggup mereka lacak.
Pengecekan akun tidak berjalan terus-menerus. Duet memeriksa akun yang terhubung setiap beberapa jam, karena pengecekan tanpa henti akan menghabiskan batas pemakaian paket jauh lebih cepat. Pengguna juga bisa menentukan sendiri jenis kabar yang ingin diterima dan seberapa sering.
Otaknya adalah Claude Opus 5.5. Anthropic mengklaim model ini memberi Duet penilaian untuk memilah mana yang butuh pengguna, mana yang bisa menunggu, dan kapan harus bertanya lebih dulu.
| Aspek | Detail |
|---|---|
| Pengembang | Anthropic |
| Status | Research preview, akses lewat daftar tunggu |
| Model | Claude Opus 5.5 |
| Platform | Aplikasi iOS dan Android, versi web di claude.ai |
| Paket | Claude Pro dan Max; Team dan Enterprise belum termasuk |
| Wilayah awal | Amerika Serikat |
| Kuota | Berbagi batas pemakaian dengan Claude lainnya |
| Integrasi | Lebih dari 6.000 konektor dan plugin di Claude Marketplace |
Tetap Jalan Saat Ponsel dan Laptop Mati

Tugas bisa diberikan lewat ketikan atau suara dalam satu utas percakapan yang terus berjalan. Contoh dari Anthropic cukup lebar, mulai dari menjadwalkan rapat sampai membuat dashboard dari puluhan tool, menyusun proyeksi keuangan atau penjualan, membuat prototipe, hingga membangun aplikasi web.
Kuncinya ada di mesin virtual. Duet punya komputer sendiri di cloud lengkap dengan browser, sehingga tidak perlu laptop atau ponsel pengguna dalam keadaan menyala. Begitu tugas selesai atau perlu ditinjau, notifikasi akan masuk.
Memori, skill, dan aplikasi terhubung dari akun Claude ikut terbawa, jadi pengaturan awalnya minim. Boris Cherny, yang memimpin tim Claude Code, disebut memakai Duet untuk membahas daftar pekerjaan di kepalanya sambil berjalan kaki, alih-alih menunggu sampai duduk di depan meja.
Terhubung ke Lebih dari 6.000 Konektor

Claude Duet bisa memakai lebih dari 6.000 konektor dan plugin di Claude Marketplace. Contoh yang disebut Anthropic antara lain mencari pesan Gmail dan Slack yang terlewat, mengecek tagihan belum dibayar di QuickBooks atau Stripe, menyiapkan payroll di Gusto, menyiapkan perjanjian untuk ditandatangani lewat Docusign, sampai mengelola toko Shopify.
Duet juga bisa membeli barang untuk keperluan bisnis memakai Link, dompet digital milik Stripe. Pembayarannya memakai kartu virtual sehingga nomor kartu asli tidak dibagikan, dan Link tetap meminta persetujuan pengeluaran. Shop Pay dari Shopify juga didukung untuk checkout di toko online.
Amin Ebrahimi, pemilik Shahs of Kabob di Florida Selatan dengan sekitar 110 karyawan, termasuk penguji awal. Ia memakai Duet untuk akuntansi, layanan pelanggan, dan pemasaran. “Saya tidak perlu membuka 100 tab,” ujarnya seperti dikutip Anthropic.
Keputusan Penting Tetap di Tangan Pengguna

Duet boleh membaca, menyusun draf, dan menyiapkan pekerjaan sendiri. Namun sebelum mengirim pesan, melakukan pembayaran, menandatangani dokumen, atau menghapus sesuatu, ia wajib menunjukkan apa yang akan dilakukan lalu menunggu persetujuan. Beberapa hal tetap terlarang meski sudah disetujui, misalnya jual beli sekuritas dan memindahkan uang antarrekening.
Soal kredensial, Anthropic mengklaim Duet tidak pernah melihat langsung kata sandi maupun token login pengguna. Ada juga classifier baru yang menolak permintaan membagikan informasi paling sensitif seperti nomor kartu kredit dan identitas resmi pemerintah. Data kesehatan atau keuangan pribadi hanya akan dikirim kalau pengguna memerintahkannya secara eksplisit.
Anthropic menyebut tim red team dan satu firma eksternal sudah melakukan uji penetrasi, dan Duet masuk program bug bounty publik. Pengguna tetap bisa memutus akses aplikasi mana pun yang terhubung.
Cocok untuk Siapa, dan Kapan ke Indonesia?

Dari halaman produknya, Duet jelas dirancang untuk orang yang sehari-hari tenggelam di inbox, kalender, tagihan, dan tindak lanjut klien. Pemilik usaha kecil, konsultan, atau manajer yang memegang banyak proyek paling mungkin merasakan manfaatnya. Pengguna yang sekadar butuh teman ngobrol atau bantuan menulis belum tentu perlu, karena Claude biasa sudah cukup.
Untuk pelaku UMKM di Indonesia, ada catatan praktis. Contoh integrasi yang dipamerkan Anthropic, seperti QuickBooks, Gusto, dan HubSpot, lebih dekat dengan kebiasaan bisnis di Amerika Serikat. Daftar contoh itu juga tidak menyebut WhatsApp, padahal banyak urusan bisnis di sini justru berjalan lewat sana.
Anthropic juga terbuka soal keterbatasannya. Duet masih bisa salah membaca utas atau keliru menilai mana yang mendesak, urusan pribadi seperti memesan tiket belum sekuat urusan kerja, dan browsernya belum bisa ditampilkan ke pengguna. Pendekatan “asisten yang menghubungi lebih dulu” sendiri mirip dengan langkah Google yang membawa Personal Intelligence ke Gemini di Android Auto, bedanya Duet melangkah lebih jauh karena ikut mengerjakan tugas, bukan sekadar menjawab.
Belum ada jadwal perluasan ke negara lain. Anthropic hanya menyebut masukan dari pengguna awal akan menentukan bagaimana Duet dan aplikasi Claude utama nantinya bekerja bersama. Video perkenalannya bisa dilihat di kanal YouTube resmi Claude.












