NVIDIA resmi membuka RTX Remix for Minecraft: Java Edition dalam versi beta. Pengumumannya dilakukan lewat akun X resmi NVIDIA GeForce pada Sabtu (24/10/2026) pukul 04.08 WIB, disusul akun utama NVIDIA pukul 05.18 WIB. NVIDIA mengklaim mod ini membawa path tracing dan DLSS ke “komunitas modding terbesar di dunia game”.
Berbeda dari shader pack buatan komunitas, mod ini dirilis langsung oleh NVIDIA sebagai proyek open source berlisensi Apache 2.0. Kode dan berkas instalasinya tersedia di repositori GitHub NVIDIAGameWorks, dengan rilis perdana bernomor versi 0.1.0 berukuran hampir 1 GB.
Satu hal yang ditegaskan NVIDIA sendiri: ini bukan produk resmi Minecraft dan tidak disetujui atau terkait dengan Mojang maupun Microsoft. Jadi statusnya tetap mod pihak ketiga, hanya saja pembuatnya produsen GPU.
Path Tracing untuk Setiap Blok, Mob, dan Item

Menurut dokumentasi resminya, setiap blok, mob, dan item di dunia Minecraft diterangi oleh path tracer. Cahaya memantul dari dinding, menembus kaca, dan memancar dari obor. Bayangan, pantulan, sampai warna yang dipantulkan satu blok ke blok di sebelahnya dihitung secara real-time, bukan dilukis manual.
Pencahayaannya juga ikut kondisi permainan. Pergantian waktu, cuaca, dan saat pemain berada di bawah air punya tampilan cahaya masing-masing tanpa perlu diaktifkan satu per satu. Pembuat peta bahkan bisa menempelkan profil pencahayaan khusus ke lokasi tertentu di dunianya.
Untuk membandingkan hasilnya, panduan bermain menyebut pemain cukup menekan tombol F8 untuk menyalakan atau mematikan path tracing. Cara lain adalah mengetik perintah /rtx off lalu /rtx on di kolom chat.
Copper Beacon, Flythrough Kamera, dan Menu Pengaturan

Mod ini menambahkan satu blok baru bernama Copper Beacon. Blok tersebut berfungsi sebagai lampu terarah yang bisa ditaruh atau dibawa, dan sorotannya merupakan sumber cahaya sungguhan yang menerangi dinding, hujan, serta apa pun yang berdiri di jalurnya.
Ada juga fitur camera flythrough. Pemain merekam jalur kamera dengan berjalan menyusurinya, lalu memutarnya ulang untuk keperluan video atau perbandingan sebelum-sesudah yang presisi. Fitur ini jelas menyasar kreator konten yang rajin membuat sinematik Minecraft.
Pengaturannya tidak memerlukan edit file konfigurasi. Jarak pandang, framerate, langit, pencahayaan, eksposur, dan material bisa diatur dari menu Options, lengkap dengan tombol menuju Graphics Settings milik RTX Remix untuk memilih tingkat kualitas.
Bagaimana dengan server? Path tracing sepenuhnya berjalan di komputer masing-masing pemain, sehingga perintah /rtx hanya mengubah tampilan di layar sendiri. Pengecualiannya Copper Beacon: karena termasuk blok sungguhan, server juga harus memasang mod ini agar blok tersebut bisa ditaruh.
Spesifikasi Minimum dan Cara Pasang

Syaratnya cukup jelas. Mod ini hanya mendukung Minecraft Java Edition 1.21.1 dan kartu grafis GeForce RTX 30 series ke atas.
| Komponen | Kebutuhan |
|---|---|
| Sistem operasi | Windows 10 atau 11, x64 maupun ARM64 |
| Versi game | Minecraft Java Edition 1.21.1 (akun Microsoft yang memiliki game) |
| GPU | GeForce RTX 30 series atau lebih baru |
| Driver | NVIDIA 616.92 atau lebih baru |
| Penyimpanan | Sekitar 5 GB saat instalasi, sekitar 3 GB terpakai setelahnya |
| RAM | 16 GB (disarankan) |
| Koneksi | Internet aktif selama installer berjalan |
| Dipasang otomatis | Java 21, Fabric, dan runtime RTX Remix |
Pemasangannya diringkas menjadi tiga langkah: ekstrak arsip rilis, klik dua kali install.bat, lalu jalankan profil NVIDIA RTX Remix for Minecraft dari launcher. Installer akan menanyakan launcher yang dipakai. NVIDIA merekomendasikan Prism Launcher, dan installer akan mengunduh versi portabelnya jika belum terpasang, meski launcher resmi Microsoft juga didukung.
Soal privasi, NVIDIA menyebut mod ini tidak mengumpulkan data sendiri. Namun runtime RTX Remix yang dibawanya bisa mengirim informasi sesi dan laporan crash ke NVIDIA, dan keduanya aktif secara default. Pengguna bisa mematikannya di tab Permissions pada menu RTX Remix Graphics Settings.
RTX Remix 1.6: DLSS 5, Frame Generation 6x, dan Windows on ARM

Mod Minecraft ini datang bersamaan dengan pembaruan platform RTX Remix 1.6. Dalam catatan rilis resmi bertanggal 23 Oktober 2026, NVIDIA memasukkan integrasi DLSS 5 berupa DLSS 3D-Guided Neural Rendering, lengkap dengan kontrol artistik yang bisa diatur langsung oleh modder di Toolkit.
Multi Frame Generation kini punya opsi 5x dan 6x pada perangkat keras yang didukung. Ada pula Sparse Rendering yang dipadukan dengan DLSS Ray Reconstruction, memberi pilihan antara performa dan kualitas gambar sekaligus menekan kebutuhan memori. Batas minimum driver NVIDIA ikut naik ke versi 616.92.
Bagian yang paling menarik bagi kami adalah dukungan Windows on ARM. RTX Remix 1.6 berjalan native di platform ARM64 seperti RTX Spark, dengan dukungan hari pertama untuk Portal RTX, Half-Life 2 RTX Demo, dan RTX Remix for Minecraft. Ini sejalan dengan peluncuran RTX Spark di enam kota yang sudah kami ulas sebelumnya, dan unggahan akun NVIDIA memang menyebut mod ini tersedia untuk GeForce dan RTX Spark.
Untuk modder, alat AI lama di Toolkit diganti alur kerja berbasis ComfyUI 2.0 untuk menghasilkan tekstur dan mesh. Toolkit juga bisa dijalankan tanpa antarmuka untuk otomatisasi lewat agen AI, dengan server MCP yang kini pindah ke alamat http://127.0.0.1:18014/mcp.
Masih Beta, Ini Batasannya

NVIDIA cukup terbuka soal kekurangannya. Mod ini disebut dibangun sebagai showcase teknologi dan disetel berdasarkan satu peta showcase buatan studio BlockWorks. Tempat-tempat yang dikunjungi peta itulah yang tampil dan berjalan paling baik.
Ada tiga area yang diakui kurang mendapat perhatian. Kompatibilitas dengan mod lain baru diuji terbatas, terutama mod yang mengubah rendering atau pipeline chunk. Blok, mob, dan dimensi yang tidak muncul di peta showcase bisa terlihat janggal atau berjalan lambat. Mod ini juga hanya menargetkan versi 1.21.1, dan NVIDIA berharap komunitas mau mengerjakan port ke versi yang lebih baru.
Mode multiplayer pun disebut belum diuji sebanyak single-player, dan frame time di server bisa kurang stabil. Jadi jangan berharap pengalaman yang mulus di semua skenario sejak hari pertama.
Cocok untuk Siapa?

Sasaran paling jelas adalah pemain Minecraft Java yang sudah punya PC atau laptop gaming ber-GPU GeForce RTX 30 series ke atas. Kreator konten Minecraft juga punya alasan kuat mencobanya karena fitur flythrough memudahkan pembuatan cuplikan sinematik. Bagi pemain di Indonesia, siapkan juga kuota dan koneksi yang stabil, sebab arsip rilisnya hampir 1 GB dan installer butuh internet selama berjalan.
Pemain yang mengandalkan modpack berat sebaiknya menahan diri dulu. Status beta, dukungan satu versi game, dan pengujian terbatas dengan mod lain membuat risiko bentrok cukup besar. Pemilik kartu GTX, RTX 20 series, atau GPU non-NVIDIA juga belum bisa ikut, sesuai syarat minimum resminya.
Menurut kami, langkah NVIDIA merilis kode sumbernya secara terbuka adalah keputusan paling penting di sini. Minecraft hidup dari komunitas modder, dan masa depan mod ini kemungkinan besar ditentukan oleh seberapa cepat komunitas mau menambal celah yang diakui NVIDIA sendiri.












