Breaking

Elon Musk Isyaratkan Demo Tesla Roadster Terbang di Atas Sungai Snake atau Grand Canyon

Tesla Roadster baru tampak depan
Foto: Tesla

Elon Musk mengisyaratkan rencana demo Tesla Roadster ke depan. Lewat unggahan di X pada Minggu (18/10/2026) pukul 00.18 WIB, ia menulis bahwa demo Roadster nantinya akan mencakup terbang di atas Sungai Snake “atau mungkin” Grand Canyon. Musk tidak menyebut kapan demo itu akan digelar.

Dalam unggahan yang sama, Musk menyebut rencana demo itu juga mencakup Roadster mendarat di atas rodanya dan melaju lebih dari setengah kecepatan suara. Unggahan itu sudah dilihat lebih dari 2,7 juta kali.

Rencana Demo: Sungai Snake atau Grand Canyon

Tesla Roadster dengan pintu terbuka di bawah sorotan lampu
Foto: Tesla

Unggahan Musk itu mengutip video yang ia bagikan pada 16 Oktober pukul 08.57 WIB dengan keterangan “Turns out the future does have flying cars”.

Dua menit setelah teaser demo, Musk berseloroh bahwa karena takdir selalu memilih hiburan paling ironis, “Roadster” pada akhirnya pasti menjadi mobil terbang.

Pada Sabtu (17/10) pukul 14.12 WIB, Musk juga menulis bahwa pemilik nantinya bisa meminta Roadster melakukan trik-trik yang ditunjukkan secara otonom. Ia menambahkan, Tesla akan punya lintasan loop di markas Texas, yang menurutnya lebih gila dari Hot Wheels, untuk mencoba Roadster.

Akun resmi Tesla ikut meramaikan lewat unggahan “The 6 stages of Roadster” pada Minggu pukul 05.08 WIB.

Tiga Konfigurasi, Varian Rocket Diklaim Bisa Terbang

Tampak samping Tesla Roadster dengan pintu terbuka
Foto: Tesla

Roadster baru diperkenalkan Tesla lewat siaran langsung pada 16 Oktober pukul 07.54 WIB. Mobil ini hadir dalam tiga konfigurasi: Performance, Thrust, dan Rocket.

Menurut rincian resmi Tesla, varian Rocket memakai thruster cold-gas di sekeliling bodi untuk akselerasi ke depan, ke atas, dan gerak rotasi menyamping. Tesla menulis, “So…yes, it can fly.”

Berikut spesifikasi yang diklaim Tesla.

KonfigurasiKursiSistem utama0–60 mph
Performance (siap jalan raya)2Aerodinamika aktif dan sistem suction multimode<1,6 detik
Thrust (siap balap)2Suction multimode dan thruster cold-gas di belakang<0,9 detik
Rocket (siap terbang)1Suction multimode dan thruster cold-gas di sekeliling bodi<0,59 detik
Jarak tempuh: lebih dari 300 mil (sekitar 480 km). Kecepatan puncak: lebih dari 230 mph (sekitar 370 km/jam) untuk varian Rocket. Sumber: Tesla

Pemesanan dibuka lewat halaman Tesla.com/Roadster, sesuai tautan “Reserve now” di unggahan Tesla.

Thruster Cold-Gas Warisan SpaceX

Deretan thruster di bagian belakang Tesla Roadster
Foto: Tesla

Tesla menjelaskan bahwa SpaceX sudah memakai thruster untuk mengatur posisi wahana antariksa selama puluhan tahun. Membuatnya bekerja di kendaraan, bukan di ruang hampa, butuh perangkat keras dan sistem kontrol yang benar-benar baru.

Setiap rongga yang bisa dipakai di mobil ini diisi tabung bertekanan berlapis serat karbon atau COPV. Makin banyak gas terkompresi yang dibawa, makin lama waktu terbangnya, tulis Tesla.

Sistem thruster ini diklaim menghasilkan gaya 4–5 kali lipat dari yang mampu diberikan ban. Menurut Tesla, gaya lebih besar pada massa yang sama berarti akselerasi yang jauh lebih baik.

Suction dan Sayap Aktif untuk Downforce

Sayap belakang aktif Tesla Roadster
Foto: Tesla

Sistem kipas dan penyegel bawah bodi pada Roadster menyedot udara dari kolong mobil. Tesla mengklaim daya sedotnya cukup untuk menahan mobil dalam posisi terbalik saat diam.

Kipas bertenaga dan sayap aktif disebut memaksimalkan traksi serta kecepatan menikung, dengan downforce besar bahkan saat mobil tidak bergerak. Thruster cold-gas dengan aktuator elektrik juga melakukan koreksi kecil dalam sepersekian detik untuk menstabilkan mobil saat terbang, menurut Tesla.

Dalam Track Mode, sayapnya digerakkan sistem aktuator robot Optimus. Musk bahkan mengklaim Roadster tanpa thruster pun akan mengalahkan catatan waktu terbaik Formula 1, karena memakai suction dan permukaan kontrol aktif yang dilarang di F1.

Kabin Minimalis dengan Material Ringan

Kabin Tesla Roadster dengan setir yoke dan jok putih
Foto: Tesla

Kabin Roadster memakai interior Ultrawhite dengan aksen microsuede abu-abu. Kontrol manual dan posisi jok tetap dipakai untuk memangkas bobot, tulis Tesla.

Tesla juga memakai magnesium, titanium, dan serat karbon untuk mengurangi bobot lebih jauh. Hasilnya, Roadster diklaim merespons input pengemudi hampir seketika.

Di luar, Roadster punya lampu depan tersembunyi, lampu belakang selebar bodi, cat Ano White bergaya kedirgantaraan, dan kaca Gold Glazed yang meniru lapisan tembaga visor pakaian antariksa, menurut Tesla.

Kabar teknologi lainnya bisa kamu ikuti di kanal Berita Gizmokrat.