Samsung membeberkan bagaimana layar LED modular The Wall dipakai di dua ruang kontrol yang sangat berbeda: pusat komando kota Iskandar Puteri di Johor, Malaysia, dan ruang Remote Race Control milik NASCAR di Amerika Serikat. Artikel ini terbit di Samsung Global Newsroom pada Kamis, 15 Oktober 2026 pukul 06.00 WIB.
The Wall selama ini lebih dikenal sebagai layar raksasa untuk lobi, showroom, atau bioskop rumahan kelas atas. Kali ini Samsung menonjolkan sisi lain yang jarang dibahas, yaitu keamanan data dan keandalan untuk ruang yang tidak boleh berhenti beroperasi.
Dirancang untuk menyala 24 jam
Data yang dikirim dari S-Box ke kabinet layar dienkripsi dengan standar AES-128 dan platform keamanan Knox milik Samsung. AES-128 adalah algoritma enkripsi yang diadopsi lembaga standar AS, NIST.
Untuk operasi 24/7, The Wall memakai sistem daya dan sinyal cadangan. Kalau listrik padam atau sinyal error, sistem cadangan diklaim langsung mengambil alih. Modulnya memakai arsitektur chip-on-board (COB) yang bisa diganti satu per satu tanpa mematikan layar. Umur LED-nya diklaim mencapai 150.000 jam.
| Aspek | Detail menurut Samsung |
|---|---|
| Enkripsi data | AES-128 + Samsung Knox (S-Box ke kabinet) |
| Keandalan | Daya dan sinyal redundan untuk operasi 24/7 |
| Arsitektur | Modular chip-on-board (COB), modul bisa diganti saat layar menyala |
| Umur LED | Hingga 150.000 jam (diklaim) |
| Pemrosesan gambar | Micro AI Processor untuk mengurangi noise video |
| IPCCC, Johor | Instalasi melengkung sepanjang 19,35 meter |
| NASCAR Remote Race Control | 9,75 x 2,74 meter, dipakai hingga 24 ofisial |
Iskandar Puteri: satu layar untuk lalu lintas sampai keamanan kota

Iskandar Puteri Command and Control Centre (IPCCC) adalah pusat operasi terpadu milik Dewan Kota Iskandar Puteri. Di sana, data lalu lintas, keamanan publik, dan pemantauan lingkungan digabung dalam satu layar. Menurut Samsung, ini instalasi The Wall terpanjang di Malaysia, dengan bentang 19,35 meter.
Contoh kasusnya sederhana. Pipa air utama pecah, lalu lintas harus segera dialihkan. Atau terjadi kecelakaan besar, dan pemadam kebakaran serta polisi perlu berkoordinasi secara real time. Layar bersama membuat semua instansi melihat gambaran yang sama.
“Layar ultra-lebar memungkinkan kami memantau banyak sistem keselamatan pintar dan membuat tim bisa merespons insiden lebih cepat,” kata Farah Izzati Binti Muhamad Fuad, Director of the Smart City Unit IPCCC.
NASCAR: keputusan dalam hitungan detik

Di balapan NASCAR, mobil melaju di atas 290 km/jam dan hingga 40 mobil bisa berdekatan dalam satu formasi. Ofisial harus menilai insiden dalam sepersekian detik. Ruang Remote Race Control milik NASCAR dibangun di sekitar The Wall berukuran 9,75 x 2,74 meter yang dipakai bersama hingga 24 ofisial.
Micro AI Processor di The Wall diklaim mengurangi noise dan motion blur dari tayangan kamera di sekeliling sirkuit. Ruang ini kini memasuki musim operasi keduanya. “Rasanya seperti punya 20 monitor di depan kamu,” kata Scott Miller, competition strategist NASCAR.
Relevansinya untuk Indonesia
The Wall tercantum di situs bisnis Samsung Indonesia dalam kategori LED signage, Halaman tersebut tidak mencantumkan harga.
Contoh dari Johor relevan bagi kota-kota di Indonesia yang sedang membangun command center, karena model layar bersama lintas instansi seperti IPCCC bisa jadi pembanding. Untuk teknologi layar Samsung lain yang lebih dekat ke konsumen, kamu bisa membaca liputan kami soal OLED S95H di Seoul Design Week 2026.
Sumber
Samsung Global Newsroom, “From Smart City to Race Circuit: Samsung’s The Wall in Control Rooms”, 15 Oktober 2026, 06.00 WIB: news.samsung.com/global.
Samsung Indonesia Business, The Wall: samsung.com/id/business.












