Breaking

Vivo Watch 6 Resmi Meluncur dengan Layar AMOLED 3.500 Nit dan Baterai 505mAh

Vira Annindya

23 September 2026

Vivo Watch 6 Resmi Meluncur dengan Layar AMOLED 3.500 Nit dan Baterai 505mAh
gizmochina.com

Vivo Watch 6 resmi meluncur di China pada 21 September 2026 bersamaan dengan seri X500. Jam tangan pintar ini membawa material premium berupa titanium dan stainless steel 316L. Perangkat tersebut juga menawarkan layar AMOLED, sensor kesehatan, serta konektivitas eSIM pada varian tertentu.

Vivo Watch 6, Bawa Desain dan Layar AMOLED 1,47 Inci

Vivo Watch 6 hadir dengan bodi bundar berukuran 45 mm dan ketebalan 9,5 mm. Varian stainless steel memiliki bobot sekitar 44 gram tanpa tali, sedangkan versi titanium berbobot sekitar 37 hingga 37,7 gram. Material titanium memakai TC4 aerospace-grade titanium alloy yang membuat bodi terasa lebih ringan.

Bagian depan memakai layar AMOLED 1,47 inci dengan resolusi 466 x 466 piksel. Layarnya memiliki refresh rate 60Hz, bezel 1,49 mm dan screen-to-body ratio 85,8 persen. Tingkat kecerahan puncaknya mencapai 3.500 nit pada kondisi tertentu, sedangkan kaca kristal safir membantu menjaga permukaan layar dari goresan.

Vivo Watch 6 juga membawa perlindungan IP68 serta ketahanan air 5ATM. Fitur tersebut membuat perangkat lebih siap menemani aktivitas harian dan olahraga luar ruang. Layar tetap dapat tampil jelas ketika digunakan pada kondisi dengan cahaya lingkungan yang kuat.

Fitur Kesehatan dan Olahraga

Untuk pemantauan kesehatan, Vivo Watch 6 memiliki sensor detak jantung delapan kanal dan sensor oksigen darah 16 kanal. Perangkat dapat memantau detak jantung, SpO2, tidur, stres, serta tanda vital secara berkala. Ada pula fitur evaluasi kesehatan yang dapat memberikan pemeriksaan dalam waktu sekitar 60 detik.

Perangkat mendukung lebih dari 100 mode olahraga untuk berbagai aktivitas. Fitur olahraga mencakup analisis teknik berlari, pelacakan bersepeda, serta pemantauan aktivitas outdoor. Sistem ini turut menggunakan akselerometer, giroskop, sensor geomagnetik, barometer dan sensor cahaya sekitar.

Untuk navigasi, tersedia dual-frequency GNSS dengan dukungan lima sistem satelit. Perangkat juga mendukung peta offline dan navigasi rute. Pada varian eSIM, koneksi L1 dan L5 dapat membantu penggunaan navigasi tanpa selalu bergantung pada ponsel.

Baterai 505mAh dan Harga

Vivo Watch 6 membawa baterai berkapasitas 505mAh dengan pengisian melalui dudukan magnetik. Dalam penggunaan ringan melalui Bluetooth, daya tahan mencapai 21 hari berdasarkan klaim pengujian. Pemakaian normal dapat mencapai 10 hari, sedangkan mode Always-On Display membuat daya tahan menjadi sekitar enam hari.

Varian eSIM memiliki daya tahan sekitar tujuh hari ketika terhubung dengan ponsel. Saat digunakan secara mandiri, baterainya mampu bertahan sekitar empat hari. Pengisian penuh membutuhkan waktu sekitar dua jam dalam kondisi pengujian laboratorium.

Smartwatch buatan jenama teknologi, vivo, ini tersedia dalam beberapa konfigurasi harga di China. Model Bluetooth dibanderol 999 yuan atau sekitar Rp2,6 juta. Versi eSIM 1.399 yuan atau sekitar Rp3,7 juta. Sedangkan titanium eSIM mencapai 1.999 yuan atau sekitar Rp5,3 juta. Untuk saat ini, belum ada kepastian mengenai ketersediaan resminya di luar China.

Sebagai smartwatch generasi terbaru, perangkat ini memadukan layar AMOLED, kaca safir, sensor kesehatan, fitur olahraga, GNSS dan baterai 505mAh. Sistem BlueOS 4.0 turut menjadi bagian dari pengalaman penggunaan perangkat ini. Vivo Watch 6 saat ini masih berfokus pada pasar China dengan pilihan material dan konektivitas yang berbeda.