Isu terkait MacBook Pro M5 Max kian ramai diperbincangkan. Rumor tersebut bermula dari rencana Apple yang kabarnya akan menggelar event eksklusif di Los Angeles pada akhir Januari. Acara ini disebut-sebut menjadi panggung utama Apple untuk memperkenalkan jajaran laptop MacBook Pro generasi terbaru dengan chip termutakhir.
Bocoran Spesifikasi MacBook Pro M5 Max Bawa Chip Terkini
Daya tarik MacBook Pro ini terletak pada penggunaan chip M5 Pro dan M5 Max. Apple kabarnya kembali mengandalkan arsitektur berbasis Apple Silicon yang kian sempurna dari generasi sebelumnya.
Chip M5 Pro dan M5 Max hadir khusus untuk memenuhi tuntutan komputasi berat para kreator konten maupun profesional. M5 Max diperkirakan memiliki jumlah core CPU serta GPU lebih besar, dengan peningkatan signifikan pada efisiensi daya.
Hal tersebut memungkinkan MacBook Pro menjalankan aplikasi berat. Seperti halnya Final Cut Pro, Adobe Premiere Pro, Blender, hingga Xcode secara stabil. Selain itu, kapasitas memori terpadu (unified memory) juga akan mendukung multitasking ekstrem tanpa penurunan performa pada laptop flagship ini.
Teknologi AI Super Maju
Salah satu peningkatan paling menarik dari MacBook Pro M5 Max adalah dukungan teknologi AI yang jauh lebih canggih. Apple rumornya siap menanamkan Neural Engine generasi terbaru yang mampu menangani proses berbasis kecerdasan buatan secara lebih efisien.
Kemampuan AI ini sangat optimal untuk mempercepat pengolahan video, rendering 3D, serta komputasi machine learning. Bagi kreator konten, fiturnya mampu membantu dalam proses video editing berbasis AI. Sebut saja auto color grading, noise reduction, hingga object tracking secara real-time.
Sementara itu, bagi pengembang atau peneliti, performa machine learning yang lebih cepat akan memangkas waktu training model secara signifikan.
Konektivitas 5G dan Manajemen Termal Lebih Baik
Menariknya, MacBook Pro M5 Max juga menjadi MacBook Pro pertama yang mengintegrasikan konektivitas 5G. Kehadiran fitur ini memungkinkan pengguna tetap terhubung ke internet berkecepatan tinggi tanpa harus bergantung pada Wi-Fi atau hotspot ponsel.
Selain konektivitas, Apple juga siap meningkatkan sistem manajemen termal. Desain pendinginan baru itu bertujuan menjaga suhu laptop tetap stabil meski untuk beban kerja berat dalam waktu lama. Tentunya tanpa mengorbankan performa atau tingkat kebisingan kipas.
Peluncuran MacBook Pro M5 kabarnya bertepatan dengan panggilan laporan keuangan kuartalan Apple. Apple juga disebut berencana mendistribusikan produk secara bertahap mulai bulan Maret 2026. Untuk MacBook Pro M5 Max sendiri, harganya diperkirakan sekitar USD 3.199 hingga USD 3.499 tergantung konfigurasi.













